Sabtu, 04 Agustus 2012

Perkenalan

Oke postingan saya yang pertama yaitu... ehm mungkkin perkenalan dulu yah . Nama saya dulunya AGETRA SUGANDI dan sekarang sudah direnovasi menjadi AGITRA SUGANDI. Saya juga tidak mengerti mengapa nama saya harus dirubah karena nama yang pertama terlihat lebih keren. Mungkin nama saya yang baru dibuat agar lebih memancarkan aura ndeso saya.
tapi saya tetap memakai nama yang pertama dalam kehidupan sehari-hari. Nama yang baru ( kedua ) hanya untuk nama resmi, seperti untuk absen ,piagam / sertifikat dll. Sedangkan nama yang kedua untuk jejaring sosial / yang lain yang sifatnya tidak resmi.

Oke-oke nama saya memang keren dan saya bersyukur karena memiliki orang tua yang super kreatif yang telah memberi saya nama yang nggak pasaran umum, sehingga orang yang namanya sama denganku jarang ditemui.

Baiklah sebuah nama berarti sebuah cerita. Disini saya akan menceritakan tentang kehidupan saya, terutama dalam bidang pendidikan. Jenjang pertama pendidikan saya dimulai dari SDN PENYANDIGAN yaitu SD satu-satunya yang ada di desa saya. Pertanyaan :Bukanya pendidikan pertama itu TK bos ? ya memang benar tapi ketika saya masih imut kecil, di daerah saya memang tidak ada TK jadi saya belajar menulis, membaca, dll semua berawal dari SD yang saya cintai ini.



Pada waktu SD saya adalah siswa yang bisa dibilang cupu tapi bukan berarti saya cupu soal pelajaran bahkan di SD saya selalu masuk 3 besar. Dunia pasti berputar seiring dengan jalanya waktu, saya semakin keren berkembang dan menjadikan ke-cupuan saya itu sebagai motivasi saya.
Saya sekolah di SMPN 3 SDL kini berubah menjadi SMPN 2 SDL memang sekolah di desa fasilitas seadanya selalu tertinggal dari teknologi-teknologi seperti di kota-kota.Masa SMP adalah masa yang membuatku tumbuh baligh. saya memiliki masa-masa pahit pas SMP tapi bukan masalah pelajaran tapi masalah keuangan yaitu untuk kuliah dua orang saudaraku. Bayangkan jika orang tua kita hanya petani kopi kecil tapi mau menguliahkan dua anaknya, berat sekali bukan ?
nah kebetulan orang tua saya hanya petani kecil sehingga untuk menyekolahkan kedua saudaraku tersebut sangat susah. Bahkan hampir tiap hari orang tuaku terutama ibuku selalu menangis dan ayahku terlihat stres dengan masalah ini, padahal pada waktu itu aku sudah mau masuk SMA akibatnya keperluan dan persiapanku untuk masuk SMA agak terhambat. Hampir-hampir aku tidak jadi masuk SMAku sekarang tapi berkat usaha dan do'a dariku serta pahlawan-pahlawanku aku bisa masuk SMAN 1 Muara Enim dan menjalaninya hingga sekarang. Dari yang tadinya tidak tau apa-apa mengenai teknologi, kini sudah mulai berkembang hingga bisa menulis blog saya ini...

Terima kasih bagi yang sudah membaca postingan saya hingga akhir

0 comments:

Posting Komentar